Selasa, 05 Mei 2009

Diklat Scraf Madapala

Pada hari Jum’at, tepatnya tanggal 10 – 12 April 2009 diadakan Diklat Scraf Madaspala angkatan XV di G. Penanggungan, Tamiadjeng, Jolotundo. Peserta berjumlah 12 orang dan di bagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok HANGER, PITON, ANCHOR.
Diklat Scraf Madaspala di mulai pada hari Jum’at pukul 13.00 WIB, seluruh peseta diklat, panitia, dan para Senior Madaspala berkumpul di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Sebelum berangkat peserta diklat Scraf di arahkan cara packing yang benar. Setelah itu diadakaan upacara pembukaan terlebih dahulu. Sebagai Pembina upacara yaitu Pak Hariyanta selaku WAKA Sarana Prasarana, yang di pimpin oleh Zulfin Dano, sebagai pembaca acara yaitu Ratna, Sebagai pembaca kode etik Madaspala adalah Chintya Ayu. Setelah upacara selesai sekitar pukul 14.25, para peserta, panitia, dan para Senior Madaspala berangkat menggunakan mobil dinas sekolah.
Setelah tiba di Tamiadjeng pada pukul 16.00 WIB, para peserta bersiap- siap terlebih dahulu seperti mengisi air minum pada botol yang telah dibawa sendiri oleh peserta. Karena dirasa kurang, panitia menambahkan beberapa botol kecil dan dua dirigen untuk peserta. Peserta juga terlebih dahulu mendirikan Sholat Ashar berjama’ah, makan, istirahat dan pengarahan yang di sampaikan oleh Mas Tantowi. Sebelum berangkat mendaki G. Penanggungan peserta melakukan senam pemanasan agar tubuh tidak tegang.
Saat perjalanan sekitar pukul 18.20 WIB, peserta beristirahat sembari medirikan Sholat Maghrib di jama’ dengan Sholat Isya’ berjama’ah. Setelah itu perjalanan dilanjutkan kembali.
Selama perjalanan menuju puncak bayangan, banyak halangan dan rintangan yang menghambat perjalanan peserta. Seperti ada yang kelelahan, terkilir, terpeleset, tersandung, terkena duri, terluka, keseleo, masuk angin, keram. Namun peserta juga tetap saling bercanda untuk menghibur dan mengurangi ketegangan dan kelelahan.

Pada pukul 22.00 WIB akhirnya peserta sampai puncak bayangan tepat pada waktunya. Tapi, ada seorang peserta yang masih tidak enak badan dan muntah – muntah ketika sampai di puncak bayangan jadi dia harus beristirahat lebih awal. Sedangkan peserta yang lain langsung mendirikan tenda, ada juga yang memasak mie dan energen, selama memasak kita juga mendapatkan hambatan yaitu apinya berkali – kali padam karena angin kencang yang tak henti – hentinya meniup api yang kita nyalakan. Kemudian salah seorang senior datang dan membantu kita menyalakan api dan memasak entah kenapa nesting yang kita gunakan juga tidak ada pinsetnya, jadi kita meminjam pinset kepada panitia. kemudian kita makan bersama secara bergantian dikarenakan diantara kita tidak semuanya membawa piring, setelah semuanya masak kita memberikan energen untuk seorang teman yang sedang istirahat di tenda. Tapi, dia tidak mau menghabiskan energennya. Karena dia mau keluar dari tenda dan makan bersama dengan kita. Setelah semuanya habis langsung kita bersihkan, lalu tidur.
Pada pukul 03.00 WIB peserta berkemas kembali dan menuju puncak G. Penanggungan. Selama perjalanan para peserta menikmati pemandangan yang indah. Walaupun Selama perjalanan menuju puncak G. Penanggungan juga mengalami banyak halangan dan rintangan yang menghambat perjalanan peserta. Seperti ada yang kelelahan, terkilir, terpeleset, tersandung, terkena duri, terluka, keseleo, masuk angin, keram. Namun peserta juga tetap saling bercanda untuk menghibur dan mengurangi ketegangan dan kelelahan. Lagi pula kita juga sangat senang dan tidak menyangka kalau kita bisa sampai kepuncak pada waktu itu.
Hingga sampai ke puncak G. Penaggungan pada pukul 05.00 WIB. Saat sampai di puncak, sebagian peserta masak sambil menunggu peserta yang lain sampai kepuncak G. Penanggungan. Setelah makan, para peserta baru ingat kalau belum melaksanakan Sholat shubuh karena kecapekan. Jadi sekitar pukul 07.00 peserta baru melaksanakan Sholat Shubuh sekalian Sholat Dhuha berjama’ah. Astagfirullahaladziim. Kemudian foto bersama, dan simbolis scraf merah. Setelah itu Upacara Penyematan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Lagu Syukur bersama – sama.
Sampai pukul 09.00 WIB peserta turun menuju ke Kali Putih dengan menggunakan webbing berpasang – pasangan agar tidak terjatuh karena jalannya yang licin. Selama perjalanan juga banyak halangan dan rintangan yang dialami oleh peserta seperti ada yang gelundung, webbing terlepas, tasnya jebol, dan lain sebagainya. Namun peserta tetap saling menolong dalam suka maupun duka.
Sampai di tengah perjalanan sekitar pukul 13.00 WIB para peserta malaksanakan sholat Dhuhur dan Ashar berjama’ah dan beristirahat sebentar sambil makan – makanan ringan di hutan. Kemudian peseta melanjutkan perjalanan ke Kali Putih dan tiba pukul 05.00 WIB. Peserta langsung membangun tenda istirahat dan ada yang mandi. Pukul 18.00 WIB peserta melaksanakan sholat Maghrib dan Isya’ berjama’ah. Dilanjutkan memasak dan makan malam bersama. Pada pukul 20.00 WIB peserta bergantian presentasi didepan Mas dan Mba’ Senior Madaspala tentang manajemen waktu. Setelah itu peserta tidur dengan nyenyak.
Pukul 04.30 WIB para peserta bangun dan melaksanakan sholat Shubuh berjama’ah. Setelah sholat, peserta senam dipimpin dengan bergantian. Kemudian peserta di beri tugas mencari 5 siput setiap peserta, jadi karena ada 12 peserta, kita harus mencari 60 siput. Namun peserta tidak sanggup, sehingga harus menerima point. 1 siput 1point.

Setelah itu peserta masak dan sarapan bersama tepat pukul 09.00 WIB. Kemudian Upacara Penyematan di sungai dan meyakinkan peserta bisa memajukan Madaspala. Kemudian peserta mengganti bajunya yang basah sekalian bersih – bersih untuk persiapan pulang ke sekolah.
Sekitar pukul 13.00 WIB peserta kembali ke Sekolah dengan penuh rasa senang, capek, puas, karena telah berhasil melawatu diklat Scraf Madaspala di G. Penaggungan tapi masih ada satu tanggungan yang harus dikerjakan oleh peserta, yaitu mengerjakan Karya Tulis Ilmiah tentang Diklat Scraf Madaspala.
Sebelum sampai di sekolah, Irma harus turun di rumah Budenya, karena rumahnya dikunci, dan kuncinya di bawa oleh orang tuanya yang sedang berada di rumah budenya Irma. Jadi Irma tidak ikut kembali kesekolah bersama - sama peserta yang lainnya. Sampai di Sekolah para peserta beristirahat sejenak dan ada juga yang pulang karena ada urusan penting.
Di sekolah, peserta, panitia, dan Senior, masak bersama untuk makan siang. Kemudian sebagian peserta mencuci peralatan makan yang telah di pakai. Setelah itu peserta pulang ke rumah masing – masing.

4 komentar:

gambar mengatakan...

wehehehe,.,.,.,curhat neh bis di diklat,.,.,

by:angkatan xx

Qima mengatakan...

yOi...

Cz, Qima seneng bgt dpt pengalaman bru neH...

so paztina Gg bakal terlupakan begitu sadjaa deii..

rhienna rina mengatakan...

hmm,.. qima rek,.. bagus2 qim,...

Qima mengatakan...

Rhienna jg bgs neH . . .